Dia adalah siapa…..??

Posted in 1 on Juli 9, 2008 by belajarmencintai

Ketika pekik tangisnya mengiringi perjalanan rahim-dunianya..ketika itu senyum dan gelak tawa kebahagiaan jiwa yang menyambutnya..

Ibunya, pemilik rahim dan cinta, menambah suka cita dengan dekapan yang menghangatkannya..melampiaskan kerinduan selama sembilan purnama..kerinduan yang melupakan rasa sakit perjuangan untuk alam ketiganya…

Ketika itu dia begitu lemah, hingga kekasih bapaknya itu rela menjadi penguatnya…hingga nafkah suci dari kekasih ibunya pun mengajari menapaki dunianya….

Kini…

dia tak selemah dulu..

dia tidak mendatangi ibunya lagi, ketika dia lapar dan haus..

dia tidak lagi menangis ketika popok kecilnya tak lagi kering..

 

Ya…dia telah lebih kuat kini…

karya-karya dunianya, membuat kekasih-kekasih tadi tersenyum..

malamnya, tidak pernah habis oleh tidurnya..

selalu saja dia isi dengan berdiri….rukuk……dan sujudnya…….

siangnya, tidak pernah terlupakan oleh dunianya..

dan selalu saja berkumpul harta ukhrawinya….

 

Ukiran amal syurga menghiasi nafasnya…

indah nian jiwa ini..

cintanya suci untuk Rabb-nya..

Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, guru besarnya yang tak bergelar dunia..

garis-garis besar Qur’an pun tak pernah tertinggal begitu saja…

dan…..

di Jalan-NYA, dia artikan hidup dan matinya….!

 

sahabat….

dia bukan siapa-siapa…

kecuali.., dia adalah pembaca..

pembaca adalah saudara..

dan saudara adalah anda…

jiwa yang begitu berarti…

dalam hidup yang hanya sementara ini….

*sedang saya hanyalah pengeja kata saja…..

yang berharap itu juga saya….*

salam…:)

“pukul saya” jika khilaf

Posted in 1 on Juli 7, 2008 by belajarmencintai

sahabat….:)

sebelum saya kembali belajar tentang mati, tentang hidup, lalu tentang mati lagi,kemudian tentang hidup kita lagi..

maka izinkan saya memohon maaf atas semua prasangka buruk dan luput saya pada sahabat sekalian..saudara yang begitu ingin saya cintai [semampu saya]…

izinkan saya leburkan semua kerak dosa itu melalui tulisan ini..semoga ikhlas sahabat mengurai gumpal hitam dalam dada yang terlalu sering membusung ini..

maaf…

dan sahabat…pukul saya jika saya khilaf..!!

Kuda Besi

Posted in 1 on Juli 6, 2008 by belajarmencintai

terawali dengan senyum:)

Ya semoga tercurah ketenangan..dalam fikir..pandangan..gerak raga..dan hati ini tentu, sahabat…

Setelah salam dan harapan tentang suatu hari nanti..kini saya mencoba untuk kembali belajar untuk yang kedua kali..semoga disetiap hurufnya..acakan katanya..ataupun kumpulan ejaannya hanya akan membawa manfaat,bukan khilaf.

Sahabat..

Teringat sebuah penggalan peristiwa indah,menurut saya, pada suatu perjalanan ke sebuah kota di tengah pulau jawa.. sebuah kota yang dikelilingi “pasak-pasak” ALLAH.. yang bertepikan samudra..yang diramaikan oleh simpang jalan..dan yang selalu mengenalkan diri dengan riuh pasar Johar. Itu saja yang saya tahu tentang kota itu, selebihnya adalah pengetahuan yang tidak sempurna..Sebuah perjalanan setelah senja. Perjalanan untuk bertemu saudara.

Saat hari mendekati tengah malam, saya masih harus terus mencari tempat dimana saudara saya tadi tinggal..karena tidak ingin membuat repot saudara dan terlebih tidak ingin membuatnya cemas saya pun terus berjalan dan mencari.Satu dua jam berlalu. Saya masih berjalan membelah malam yang sudah tidak terlihat lagi keramaian di tepi kota itu. Jalan yang menanjak dan turunan pun terlewati..keringat pun terus mengucur melawan dinginnya malam saat itu.. Soal yang satu ini mungkin tidak begitu memberatkan raga saya karena sebelumnya saya memang senang untuk mengolah raga..tapi kecemasan saudara yang begitu terfikirkan..ya semoga dia tetap tenang menunggu adiknya yang sedikit nakal ini,fikir saya waktu itu.

Setelah kiloan meter terlewati, saya bertemu dengan seorang bapak dan mencoba bertanya kepadanya. Dengan kerelaan dan perhatian yang tinggi dia menunjuki arah yang sedang saya tuju malam itu. Perjalanan saya lanjutkan setelah salam dan ucapan terima kasih kepada bapak itu.. Ah..memang ketika AL HADI belum memberi petunjukNYA maka tidak ada seribu manusiapun yang dapat memberinya petunjuk.. iya dan saya pun kembali belum menemukannya dan justru semakin menjauh dari tujuan saya..

Saya kembali berjalan dan kali ini tanjakan harus saya lalui lagi. Di tengah tanjakan saya coba berhenti dan mencoba menghela nafas. Ya saya menyadari saya merasa kepayahan yang sangat, saat itu saya mengarahakan pandangan ke belakang seraya berucap pelan, ALLAHU AKBAR…dan berharap kekuatan untuk meneruskan perjalanan.

Tak lama setelah berjalan kembali saya pun mencoba mengarahkan padangan ke belakang lagi dan saya dapati seorang pemuda yang sebaya dengan saya sedang mendorong kuda besinya. Tidak tega melihat hal itu saya pun mendekati pemuda tadi dan langsung menawarkan bantuan. Dengan agak sungkan pemuda itu pun mengiyakan dan berucap terima kasih. Senyum saya pun menyambut, perbincangan terjadi dan mengiringi kami mendorong si kuda besi yang sedang haus itu. Ya ternyata pemuda tadi kehabisan bahan bakar. Ditengah perjalan mencari bahan bakar pemuda tadi ternyata berbalik menawarkan diri untuk mengantarkan saya ke tempat saudara. Akhirnya kami menemukan tempat pengisian bahan bakar dan pemuda itu mengantarkan saya ke tempat tujuan yang ternyata masih sangat jauh. ALLAHU AKBAR….

Sahabat…:)

Sebuah penggalan cerita yang sangat sederhana dalam hidup saya namun sarat makna yang begitu berharga bagi proses pembelajaran diri saya.

Ya ALLAH…Alhamdulillah..Engkau ajari hamba arti keberadaan-MU.. dimanapun hamba ada, disitu hamba menginjak bumi-MU dan di bawah langit_MU, maka tidaklah pantas hamba berlaku sombong atas apa yang hamba punya, karena itu semata-mata hanyalah kepunyaan-MU..tidaklah pantas hamba berputus asa atas rahmat-MU yang begitu luas..tidaklah pantas hamba berprasangka buruk kepada-MU karena Engkau “mengikuti” hamba..tidaklah pantas hamba berbangga diri dengan maksiat dan dosa yang kian hari kian bertambah..tidaklah pantas hamba lupa bahwa Engkau selalu awas dan begitu teliti..

Terima kasih Ya HADI..Engkau ajari hamba, bahwa hanya Engkaulah Sang Pemberi Petunjuk yang sebenar-benarnya..satu,seratus,seribu,sejuta manusia atau bahkan semua makhluk-MU bersatu untuk memberi hamba petunjuk maka tidak akan hamba dapat pentunjuk itu jika Engkau kehendaki hamba tersesat..dan semua makhluk-MU tidak akan mampu menyesatkan hamba ketika Engkau memberi petunjuk…

Ya Penguasa Jiwa ini.. tidak terfikirkan oleh hamba dari arah mana nikmat Engkau datangkan untuk hamba..karena memang Engkau kuasa atas segala sesuatu..dan Engkau datangkan salah satu nikmat-MU yang indah dengan seorang pemuda berkuda besi…🙂

Pesan Qalbu..

Posted in 1 on Juni 28, 2008 by belajarmencintai

Saat lembaran maya ini saya buka.. begitu berat jari-jari saya untuk mulai merangkai kata.. entah kenapa.. bukan karena suara bising mesin turbin dan generator di balik ruang tempat saya duduk sekarang.. dan juga bukan karena suara keras steam dalam pipa panas di luar bangunan dimana saya bekerja sementara.. udara pegunungan bertemperatur 14 derajat pun tidak begitu membuat jemari saya lantas kaku tak bergerak.

Bukan..bukan karena itu. Suara gaduh dalam qalbu saya ternyata.. ya dia mengadu satu hal pada saya,”mungkin setelah ini kamu akan merasakan kesulitan yang sangat..“. Itu saja yang dia sampaikan.. Sesaat saya diam,saya mencoba untuk mencerna pesan singkat hati saya.. Apa yang sebenarnya engkau kuatirkan wahai qalbu.. engkau kembali membuatku berhenti sejenak dan berfikir…. “Memang seharusnya demikian!!”,timpalnya cepat.. “sudah lupakah kamu, berapa banyak manusia sebelum kamu yang lupa akan dirinya sendiri..karena dunia ini dia menyombongkan diri..karena wanita dia halalkan tipu daya..karena lembaran-lembaran harta dia membabi buta merenggut nyawa saudara..karena impian palsu dia hiasi diri dengan segala puji..karena kefanaan dia merampas kekuasaan Sang Kuasa. Aku mencintaimu wahai jiwa..”.

Akhirnya sayapun diam terpejam..berharap qalbu melanjutkan belaiannya.. “Wahai adam, betapa aku mengkuatirkanmu..akulah yang sebenarnya mengenalmu..meski engkau begitu sering mengacuhkan aku. akulah yang selalu membisikimu dengan pesan Rabb-mu.. pesan yang tidak pernah ada keraguan dan kesalahan..”. Dialog singkat dengan qalbu berakhir saat saya menghela nafas panjang teriring istighfar…

Sahabat..saudaraku..saya yakin engkau lebih mengerti, sedang saya hanya belajar dan mengira.. ya..sebuah pesan qalbu. Pesan yang menyakinkan diri untuk selalu waspada akan segala salah dan dosa yang terulang, meluruskan niat untuk terus menerus memperbaharui diri,dengan keyakinan dan ketaatan.

Sebuah pesan yang mengantarkan saya pada lembaran maya ini..tidak untuk yang lain kecuali hanya untuk belajar dan memperbaiki diri..

mohon maaf…:)

Asa nanti…

Posted in hanya belajar on Juni 24, 2008 by belajarmencintai

sahabat.. ke depan saya harap semua kata yang terangkai nanti hanya akan membawa kemanfaatan bagi kita semua..amiin..🙂

salam

Posted in hanya belajar on Juni 24, 2008 by belajarmencintai

assalamu’alaikum..

salam atas kunjungan sahabat..

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.